Senin, 10 Juni 2013

Bab I Skripsi Disiplin



BAB I
PENDAHULUAN

A.           LATAR BELAKANG MASALAH
Program Nasional Gerakan Disiplin Nasional (GDN) adalah suatu usaha sadar yang digagas oleh pemerintah untuk melembagakan budaya disiplin di dalam masyarakat Indonesia. Ada tiga nilai disiplin yang ingin dimasyarakatkan melalui GDN, yakni budaya tertib, budaya bersih dan budaya kerja. Perwujudan budaya tertib menyangkut usaha menciptakan keteraturan berperilaku di tempat umum seperti saat berkendaraan sebagai cerminan penghormatan terhadap hak-hak orang lain dan penghargaan yang wajar terhadap hak-hak sendiri. Perwujudan budaya bersih berhubungan  dengan usaha untuk meningkatkan kebersihan diri dan lingkungan, seperti kebiasaan membuang sampah pada tempatnya. Sedangkan upaya mewujudkan budaya kerja berhubungan dengan usaha menciptakan keteraturan kerja yang berorientasi pada prestasi dan hasil, salah satunya dengan memperhatikan uraian kerja dan ketepatan waktu penyelesaian  pekerjaan. Dalam usaha mewujudkan hal tersebut, aparatur negara harus mampu berperan pada garda terdepan  sebagai pelopor kedisipinan.

 Sebagai pelopor kedisiplinan, sikap mental disiplin harus tertanam dalam  diri seorang PNS dan tercermin dalam perilaku dalam palaksanaan kerja dan rasa tanggung jawab yang besar sehingga menghasilkan produktivitas kerja yang optimal.
Pemerintah telah berupaya meningkatkan disiplin bagi PNS dengan menertibkan peraturan-peraturan. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia yang bersangkutan dengan Disiplin Pegawai Negeri Sipil terdiri dari
1.            Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 30 tahun 1980 tentang peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil.
2.            Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 tahun 1979 tentang Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil Republik Indonesia.
3.            Peraturan Pemerintah No. 10 tahun 1983 dan SE No. 08 /SE/1983 tentang izin perkawinan dan perceraian bagi Pegawai Negeri Sipil serta petunjuk Pelaksanaan.
4.            Peraturan Pemerintah No. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. PP No. 53  Tahun 2010 merupakan revisi dan penyempurnaan dari Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Berdasarkan uraian diatas PNS sebagai unsur aparatur Negara khususnya dalam menjalankan roda pemerintahan dituntut untuk melaksanakan fungsi dan tugasnya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Karena itu merupakan perwujudan dedikasi, rasa tanggung jawab dan kedisiplinan yang harus mampu dibuktikan sebagai martabat dan citra kepegawaian Pegawai Negeri Sipil yang harus dijunjung Tinggi sesuai janji PNS yang tertuang dalam butir ke 5 Panca Prasetya Korpri yang berbunyi : Menegakkan kejujuran, keadilan dan disiplin serta meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme.
Banyak faktor yang dapat mempengaruhi optimalisasi produktivitas kerja pegawai. Menurut Setiyawan dan Wahidin (2006:181-198), faktor yang dapat mempengaruhi optimalisasi diantranya adalah disiplin kerja dan budaya organisasi. Menurut Setyawan dan Wahidin (2006:187), disiplin adalah suatu bentuk ketaatan terhadap aturan, baik tertulis maupun tidak tertulis yang telah ditetapkan.
Disiplin kerja pada dasarnya selalu diharapkan menjadi ciri setiap sumber daya manusia dalam organisasi, karena dengan kedisipilnan organisasi akan berjalan dengan baik dan bisa mencapai tujuannya dengan baik pula. (Setyawan dan Wahidin, 2006:189)
Oleh karena itu dalam rangka pencapaian sasaran tujuan pokok dan fungsi organisasi  diperlukan  pengembangan kemampuan individu yang berkesinambungan agar menjadi seorang pegawai yang professional dan berkualitas.
Agar menjadi pegawai yang berkualitas, seorang PNS harus mampu memperbaiki sikap mental disiplin kerja dan termotivasi untuk meningkatan efektifitas kinerja. Beberapa indikator yang harus ditingkatkan antara lain :
1.              Pelaksanaan disiplin kerja dengan mematuhi dan menaati peraturan disiplin  dan disiplin kerja.
2.              Rasa tanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan.
3.              Produktivitas kerja yang berdaya guna.

Pembinaan dan pengembangan potensi pegawai, dan evaluasi terhadap pelaksanaannya harus diupayakan  secara optimal agar Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Setum TNI mampu  mendukung organisasi dalam rangka pencapaian visi dan misi organisasi Setum TNI.
Perilaku disiplin selayaknya dapat memotivasi seorang pegawai sehingga menjadi pemicu menumbuhkan semangat kerja.
Semangat kerja dalam rangka peningkatan kinerja pegawai dan mempertinggi mutu etos kerja atau kinerja PNS harus dibudayakan guna terwujudnya  tujuan dan sasaran organisasi sesuai dengan prosedur dalam tugas pokok satuan.
Namun menurut hasil pengamatan penulis terdapat beberapa permasalahan disiplin PNS yang menghambat pencapaian tujuan Organisasi Setum TNI  yaitu masih rendahnya pelaksanaan disiplin dalam bekerja, kurangnya kesadaran untuk menyelesaian tugas, kurang rasa tanggung jawab  PNS karena tidak ada keperdulian dalam rangka pelaksanaan  tupoksi.
Dari berbagai permasalahan yang timbul diatas maka saya tertarik untuk menulis, membahas dan memilih judul skripsi: “PENERAPAN DISIPLIN DALAM RANGKA PENINGKATAN EFEKTIFITAS KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN SEKRETARIAT UMUM TNI”.
B.        MASALAH POKOK SKRIPSI
Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai unsur aparatur negara dalam rangka pencapaian tujuan organisasi secara optimal dituntut untuk melaksanakan fungsi dan tugasnya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. PNS dengan menjunjung tinggi martabat dan citra kepegawaian demi kepentingan masyarakat dan Negara.
Penulis mencermati beberapa permasalahan yang masih belum sesuai dengan harapan guna meningkatkan kinerja  di lingkungan  Sekretariat Umum TNI (Setum TNI) sehingga melatar belakangi penulisan skripsi ini antara lain :
1.               Masih rendahnya pelaksanaan disiplin dalam bekerja sehingga berpengaruh pada hasil kinerja PNS di lingkungan Setum TNI.
2.               Masih kurangnya kesadaran untuk menyelesaian tugas Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Setum sehingga produktivitas kerja Pegawai Negeri Sipil menjadi rendah.
3.               Masih kurang rasa tanggung jawab  PNS dalam rangka pelaksanaan  tupoksi  di lingkungan Sekretariat Umum TNI sehingga pencapaian pelaksanaan tugas tidak efektif dan efesien.
Peran lingkungan kerja di Setum TNI  yang kondusif, akan sangat berpengaruh dalam meningkatkan kinerja Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Sekretariat Umum TNI serta mendorong terciptanya sikap disiplin dan profesional dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan bidang dan tanggung jawabnya masing-masing.
         
C.        HIPOTESA
          Berdasarkan uraian-uraian tersebut diatas maka dapat dikemukakan bahwa hipotesa yang akan di uji dalam penelitian ini yaitu :
1.         Jika tingkat pelaksanaan disiplin dalam bekerja Pegawai Negeri Sipil  di lingkungan Sekretariat Umum TNI semakin baik, maka akan meningkatkan kinerja PNS guna pencapaian tujuan organisasi secara optimal .
2.         Jika Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Setum TNI   melaksanakan tugas dengan penuh kesadaran, maka produktivitas kerja Pegawai Negeri Sipil meningkat.
3.         Jika rasa tanggung jawab Pegawai Negeri Sipil Pegawai  besar maka pencapaian pelaksanaan tugas akan efektif dan efesien.
D.        METODE PENELITIAN
          Penelitian ini sangat penting artinya bagi penulis di dalam suatu karya tulis ilmiah, karena dari penelitian akan dapat diperoleh data dan informasi.   Guna mendapatkan data dan informasi, maka telah dipergunakan metode penelitian sebagai berikut :

1.      Riset Keperpustakaan
Metode ini penulis pergunakan dengan cara mempelajari buku-buku hasil pemikiran para ahli juga berbagai dokumen untuk mendapatkan kerangka  teori.
2.      Riset Lapangan guna mendapatkan data, fakta dan informasi maka dilaksanakan riset lapangan dengan mempergunakan bentuk teknik, antara lain :
a.                  Observasi; cara ini dimaksudkan untuk peninjauan atau pengamatan secara langsung terhadap suatu obyek, baik yang bersifat umum maupun yang bersifat khusus guna mendapatkan data, fakta dan informasi yang sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya.
b.                  Wawancara, yaitu melakukan wawancara secara langsung dengan beberapa pejabat ataupun dengan personil pelaksana di satuan Sekretariat Umum TNI.
            Setelah semua data dan informasi terkumpul selama penelitian kemudian penulis melakukan pengolahan dan analisa data kemudian diambil kesimpulan dan saran-saran.


E.        TUJUAN PENELITIAN
          Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara pelaksanaan disiplin dalam rangka meningkatkan kinerja Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Sekretariat Umum TNI.
          Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi peningkatan disiplin pada Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Sekretatiat Umum TNI.
          Untuk memberikan masukan (input) dalam meningkatkan disiplin pegawai negeri sipil di lingkungan Sekretariat Umum TNI.
F.      PEMBABAKAN SKRIPSI
          Guna memudahkan pembahasan,  penulis membagi skripsi ini kedalam beberapa bab yaitu :
Bab I     :    Adalah sebagai Bab Pendahuluan, antara lain menulis Latar Belakang Permasalahan, Masalah Pokok dari pada skripsi, Hipotesa, Metode Penelitian dan Tujuan Penelitian serta Pembabakan Skripsi.
Bab II    :    Akan dikemukakan beberapa pengertian dasar yang meliputi : Pengertian Pegawai Negeri dan Kedudukannya, serta Pengertian Disiplin dan Peran Disiplin Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Sekretariat Umum TNI, Pengertian dan Tujuan Disiplin, Pengertian Kinerja serta Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja.
Bab  III  :    Tinjauan secara umum Sekretariat Umum TNI yang uraiannya dibagi menjadi empat Sub-sub, yaitu : Sejarah dan Perkembangan Sekretariat Umum TNI, Kedudukan, Tugas Pokok dan Fungsi Sekretariat Umum TNI, serta Hubungan Kerja Internal dan Eksternal Sekretariat Umum TNI.
Bab IV  :    Merupakan inti pokok tentang skripsi ini yaitu membahas Penerapan dan Pembinaan Disiplin serta Kinerja Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Sekretariat Umum TNI.   Di dalam pembahasan terurai kedalam empat Sub-bab, yaitu ; Keadaan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Sekretariat Umum TNI dalam uraian analisa SWOT,  Pelaksanaan  Disiplin  dalam upaya peningkatan Kinerja Pegawai Negeri Sipil  Sekretariat Umum TNI Saat ini, Analisa setiap indikator dalam mendalami permasalahan dan   upaya penyelesaiannya.
Bab V   :    Sebagai Bab penutup dari pada skripsi ini memuat berbagai Kesimpulan dan Saran-Saran. Dan sebagai bahan Pembantu dalam penyusunan skripsi ini penulis sertakan Daftar Kepustakaan, Lampiran Susunan Organisasi, serta Riwayat Hidup Penulis.           

Tidak ada komentar: