PERANAN ADMINISTRASI DALAM PEKANTORAN
A. Umum.
Dalam Oxford Advanced Learner’s Dictionary of Current English (1974), kata administer diartikan sebagai tomanage (mengelola) atau to direct (menggerakkan) (Ulbert Silalahi 1992: 2-3).Kataadministrasi juga berasal dari bahasa Belanda, yaitu administratie
yang meliputi
B. Pengertian.
Secara umum pengertian dari Administrasi adalah merupakan
suatu usaha dan kegiatan yang berkaitan dengan penyelenggaraan penetapan tujuan
dan penetapan cara-cara penyelenggaraan pembinaan untuk mencapai tujuan
organisasi.
Sementara Administrasi Umum di lingkungan Tentara Nasional
Indonesia mempunyai pengertian semua pekerjaan, kegiatan, tata cara tulis
menulis di lingkungan Tentara Nasional Indonesia yang dilakukan secara teratur
dan terarah kecuali ada hal-hal yang diatur dan memiliki kekhususan tersendiri
dalam rangka pelaksanaan tugas pokok Tentara Nasional Indonesia.
C.
Peranan
Administrasi di lingkungan TNI
Peneyelenggaraan
Administrasi Perkantoran yang ada di lingkungan Tentara Nasional Indonesia
merupakan kegiatan Administrasi yang dapat menunjang dalam pelaksanaan tugas
pokok dan fungsi Tentara Nasional Indonesia secara tertib dan teratur dalam
mencapai tujuannya.
Peranan Administrasi Perkantoran di lingkungan Tentara
Nasional Indonesia ditinjau dari lingkup kegiatannya sebagai berikut :
a.
Mendukung dalam pelaksanaan tugas pokok untuk mencapai
tujuan organisasi.
b.
Menyediakan keterangan bagi pimpinan guna pengambilan
keputusan dan tindakan secara cepat dan tepat.
c.
Membantu kelancaran perkembangan tugas.
d.
Organisasi secara keseluruhan karena berkecimpung dalam
penanganan dokumen yang merupakan sumber informasi.
D.
Sistim
Administrasi Perkantoran di lingkungan TNI
Sistem
Administrasi Perkantoran yang ada di lingkungan Tentara Nasional Indonesia
sangat berbeda dengan sistem Adminstrasi Pekantoran yang ada di lingkungan
Perkantoran swasta, karena semua pelaksanaan administrasi yang keluar dari
institusi Tentara Nasional Indonesia hendaknya mengikuti saluran yang telah
ditetapkan, sehingga seluruh proses dapat diselesaikan lebih cepat dengan memperhatikan pengawasan
dan pengendalian serta hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.
Seluruh kegiatan
administrasi yang ada di lingkungan Tentara Nasional Indonesia pada dasarnya
merupakan suatu proses yang berkesinambungan dan saling berhubungan erat satu
sama lain. Untuk itu dituntut adanya
kerapihan serta kesamaan pola serta penataan yang tertib dan teratur, sehingga
memudahkan dalam pengambilan keputusan.
Proses Administrasi yang terjadi di lingkungan Tentara
Nasional Indonesia bersumber dari Peraturan Panglima Tentara Nasional Indonesia
atau Kas Angkatan yang memuat kebijakan pokok dan kebijakan pelaksanaan yang
bersifat mengatur dan berlaku untuk seluruh atau sebagian anggota atau badan di
lingkungan Tentara Nasional Indonesia, dan merupakan dasar bagi penerbitan
suatu administrasi
PROSES ADMINISTRASI DI LINGKUNGAN TNI
Dalam suatu proses administrasi di lingkungan Tentara
Nasional Indonesia proses pengendalian arus berita baik secara tertulis maupun
lisan sangat diperlukan, karena kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu pimpinan
dalam menentukan atau mengambil keputusan atau kebijakan.
Pengurusan dan pengendalian surat menyurat harus
dilakukan dengan penuh kecermatan dan ketelitian agar tujuannya dapat tercapai
secara berdaya guna dan berhasil guna.
Pengurusan surat menyurat dilaksanakan dengan memperhatikan derajat dan
klasifikasi dari tulisan yang kita buat.
A.
Pengurusan
Surat Keluar
Pengertian Surat Keluar adalah
semua tulisan dinas yang akan dikirim kepada pejabat di luar Satuan Kerja
sesuai dengan alamat yang tercantum pada sampul surat. Surat Keluar dapat timbul karena adanya
kebijakan pimpinan, sebagai reaksi atas suatu aksi atau sebagai suatu konsep
baru.
Untuk memudahkan pengawasan dan
pengendalian, pemgurusan surat keuluar hendaknya dipusatkan di Sekretariat atau
Urusan Tata Usaha. Pengurusan surat
keluar dilaksanakan melalui tahap-tahap :
1.
Pengolahan.
2.
Penggandaan.
3.
Pengiriman.
4.
Penyimpanan.
Media penyampaian surat keluar
di lingkungan Tentara Nasional Indonesia disampaikan melalui :
1.
Caraka
2.
Kurir
3.
Paktir
4.
PT Pos Indonesia
5.
Telegram
6.
Teleks dan feksimil
7.
Telepon dan E-mail.
Sarana yang dipergunakan dalam
pengurusan surat keluar adalah :
1.
Buku Verbal.
2.
Buku Ekspedisi atau tanda Terima.
Ad.1. Buku Verbal merupakan sarana pencatatan
yang isinya lengkap memuat data surat keluar dan digunakan sebagai alat
pengawasan dan pengendalian surat keluar.
Ad.2. Buku
Ekspedisi atau Tanda Terima merupakan sebagai sarana pencatatan pembantu yang
digunakan sebagai bukti pengiriman atau penerimaan surat keluar.
Proses pembuatan surat keluar
di lingkungan Tentara Nasional Indonesia untuk mempermudah penyelesaian suatu
persoalan atau masalah dibuat suatu Tata Naskah (Takah). Tata Naskah adalah salah satu kegiatan
administrasi Tentara Nasional Indonesia yang berkaitan erat dengan proses atau penanganan
tulisan dinas atau naskah dan merupakan kegiatan terpadu dalam pengolahan,
pengendalian atau pengawasan, pemeliharaan dan penyajian serta penyelamatan
data informasi mengenai permasalahan tertentu di dalam suatu berkas yang
disusun secara kronologis.
Tata Naskah dengan segala
perlengkapannya merupakan sarana untuk mempermudah dan memperlancar
penyelesaian suatu masalah di dalam kegiatan administrasi. Di dalam penyelesaian administrasi Tata Naskah
mempunyai peranan sebagai berikut :
1.
Memperoses persoalan atau masalah.
2.
Sebagai alat komunikasi antar pejabat.
3.
Memudahkan penelusuran kembali pada suatu masalah.
4.
Melatih kemampuan dasar dalam pelaksanaan tugas
staf.
B.
Pengurusan
Surat Masuk
Pengertian Surat Masuk adalah
semua tulisan dinas atau surat pribadi yang diterima dari pihak luar untuk
diteruskan kepada alamat yang dituju atau yang tercantum dalam sampul surat.
Untuk memudahkan pengawasan dan
pengendaliannya penerimaan surat masuk hendaknya dipusatkan di Sekretariat atau
bagian yang ditugaskan dibagian penerimaan surat, untuk kemudian dibukukan atau
dicatat ke dalam buku agenda penerimaan surat baik surat pribadi maupun surat
dinas dan kemudian disampaikan kepada pejabat atau nama orang sesauai alamat
yang tercantum dalam sampul surat.
Pengurusan surat masuk
dilaksanakan melalui tahap-tahapan sebagai berikut :
1.
Penerimaan.
2.
Pencatatan.
3.
Pengolahan.
4.
Penyampaian.
Jika dalam penerimaan surat ada yang meragukan atau tidak ada di satuan
yang dituju setelah diadakan konpirmasi dengan satuan yang terkait sesuai
alamat yang tertera dalam sampul surat,
maka petugas penerima surat mengembalikan kepada alamat si pengirim atau
si pembuat surat.
Sarana pengurusan surat
masuk yang digunakan adalah :
1.
Buku Agenda.
2.
Buku Ekspedisi.
Ad.1. Buku Agenda adalah merupakan sebagai
sarana pelengkap pencatatan yang memuat data surat masuk dan digunakan sebagai
alat pengawasan dan pengendalian.
Ad.2. Buku Ekpedisi atau Tanda Terima adalah merupakan sarana
pencatatan pembantu yang digunakan sebagai bukti pengirirman dan penerimaan
surat masuk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar